PERILAKU PERUNDUNGAN TERHADAP SISWA: URGENSI KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU PAI
Abstract
This research aims to understand the urgency of the personality competence of Islamic Education (PAI) teachers in preventing bullying behavior among students. The study utilizes library research, which relies on data obtained from libraries or other sources containing validated references and documents, rather than fieldwork. The findings indicate that the personality competence of PAI teachers is crucial in supporting the learning process and shaping students' character. This competence encompasses noble character, emotional stability, and the ability to serve as a role model. Government regulations emphasize that PAI teachers must embody traits that reflect Islamic values, including dedication and discipline in fulfilling their duties. A positive teacher personality can prevent bullying in schools by creating an inclusive and supportive environment. PAI teachers act as mediators, counselors, and guides in addressing bullying behavior while teaching moral values that emphasize empathy and tolerance. Through this approach, it is hoped that students can avoid bullying and develop emotional intelligence and good character.
Downloads
Copyright (c) 2025 Arliansyah Maulana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.






2.png)




