A Literature Study on E-Money as a Quantitative Instrument of Monetary Policy in Indonesia

  • Meilana Widyaningsih IAIN Surakarta
Keywords: E-money, monetary policy, literature review, quantitative instrument, digital payment system

Abstract

This study aims to examine the application of electronic money (e-money) as a quantitative instrument in monetary policy in Indonesia through a qualitative approach based on literature review. In the digitalization era, the transformation of the payment system has developed rapidly, altering consumption patterns and the structure of the national financial system. This study utilizes various secondary literature sources to evaluate how e-money impacts financial inclusion, consumer behavior, the national payment system, and monetary stability. The findings indicate that e-money holds significant potential in supporting the effectiveness of monetary policy, particularly in expanding the monetary base and contributing to inflation control. However, its effectiveness as a quantitative instrument depends on supervision, regulation, and synergy between monetary authorities and digital financial industry players.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, N., & Yudiantoro, D. (2022). Pengaruh gaya hidup dan penggunaan uang elektronik terhadap perilaku konsumtif. YUME: Journal of Management, 5(2), 365–375.
Antara News. (2024, Desember 20). BI hadirkan tiga layanan baru BI-Fast mulai 21 Desember 2024. https://www.antaranews.com/berita/4543034/bi-hadirkan-tiga-layanan-baru-bi-fast-mulai-21-desember-2024
Antara News. (2025, Januari 15). Bank Indonesia catat transaksi QRIS Rp80,88 triliun pada Januari 2025. https://www.antaranews.com/berita/4668501/bank-indonesia-catat-transaksi-qris-rp8088-triliun-pada-januari-2025
Antara News. (2025, Januari 15). Transaksi keuangan digital 2024 melesat, QRIS melonjak 175,2 persen. https://money.kompas.com/read/2025/01/15/201000426/transaksi-keuangan-digital-2024-melesat-qris-melonjak-175-2-persen
Aswirah, D., dkk. (2024). Perkembangan dan dampak financial technology terhadap inklusi keuangan di Indonesia: Studi literatur. Jurnal Ilmiah Bisnis dan Kewirausahaan, 13(2).
Bank Indonesia. (2024, Agustus 3). Statistik sistem pembayaran dan infrastruktur pasar keuangan (SPIP). Diakses dari situs Bappenas.
Bank Indonesia. (2024, Desember 20). BI Fast bisa digunakan untuk transaksi massal mulai 21 Desember 2024. https://keuangan.kontan.co.id/news/bi-fast-bisa-digunakan-untuk-transaksi-massal-mulai-21-desember-2024
Bank Indonesia. (2025, Januari 15). Transaksi keuangan digital 2024 melesat, QRIS melonjak 175,2 persen. Kompas.com.
Bank Indonesia. (2025, Januari 15). Transaksi pembayaran digital mencapai 43,5 miliar pada 2024. https://money.kompas.com/read/2025/01/15/201000426/transaksi-keuangan-digital-2024-melesat-qris-melonjak-175-2-persen
Bank Indonesia. (2025, Januari 15). Volume transaksi pembayaran digital mencapai 43,5 miliar pada 2024. IDNFinancials.
Charisma, R., & Suprapti, S. (2020). Pola konsumsi masyarakat perkotaan berdasarkan penggunaan e-money. Proceedings of the 3rd International Conference on Islamic Economics, Business, and Philanthropy (ICIEBP), 1790–1799.
Kalbuadi, K., & Yanthi, M. D. (2021). Analisis pengaruh peluncuran sistem e-money dan jumlah uang beredar terhadap inflasi di Indonesia. Jurnal Cendekia Akuntansi, 2(1), Kediri, Juni 2021.
Katadata. (2024, September 5). Nilai transaksi uang elektronik capai Rp1,6 kuadriliun pada Januari–Agustus 2024. https://databoks.katadata.co.id/keuangan/statistik/673216a38c1bc/nilai-transaksi-uang-elektronik-capai-rp16-kuadriliun-pada-januari-agustus-2024
Katadata. (2025, Februari 5). Uang elektronik mulai memimpin transaksi belanja di Indonesia. Databoks.
Kompas.com. (2025, Januari 15). Transaksi keuangan digital 2024 melesat, QRIS melonjak 175,2 persen. Kompas.com.
Kusuma, H., & Asmoro, W. K. (2020). Perkembangan financial technology (fintech) berdasarkan perspektif ekonomi Islam. Istithmar: Journal of Islamic Economic Development, 4(2), Desember 2020.
Muzakky, M. A., & Indrawati, L. R. (2022). Analisis pengaruh penggunaan e-money dan variabel moneter terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia 2015–2021. E-Journal Perdagangan Industri dan Moneter, 10(2), Mei–Agustus 2022.
Peraturan Bank Indonesia No. 16/08/PBI/2014.
Puspitasari, A. N. F., dkk. (2021). Analisis pengaruh transaksi pembayaran non tunai terhadap jumlah uang beredar M1 di Indonesia tahun 2009–2019. Jurnal EMBA, 9(2), 523–532.
Putri, N. S., dkk. (2024). Pengaruh penggunaan e-money, BI rate dan jumlah uang beredar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. E-Journal Perdagangan Industri dan Moneter, 12(1), Januari–April 2024.
Rahmi, C., dkk. (2024). Dampak perkembangan uang elektronik terhadap efektivitas kebijakan moneter dalam perspektif sistem ekonomi Islam. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 2(8), Agustus 2024.
Rusanti, E., dkk. (2020). Instrumen studi komparatif kebijakan moneter konvensional dan Islam dalam pengendalian inflasi. Asy-Syarikah: Jurnal Lembaga Keuangan, Ekonomi dan Bisnis Islam, 2(2).
Sriyono. (2013). Strategi kebijakan moneter di Indonesia. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik (JKMP), 1(2), 111–236.
Sukmawati, D., dkk. (2024). Konsep kebijakan moneter dalam perspektif ekonomi Islam. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(6), Juni 2024.
Suwarni, E. (2021). Dampak peningkatan jumlah uang elektronik (e-money) beredar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia pada masa pandemi Covid-19. Prosiding Seminar Sosial Politik, Bisnis, Akuntansi dan Teknik (SoBAT) ke-3, Bandung, 16 Oktober 2021.
Triana, D., dkk. (2023). Penerapan kebijakan ekonomi moneter Islam pada sistem perekonomian Indonesia. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(6), Juni 2024.
Published
2025-12-30
How to Cite
Widyaningsih, M. (2025). A Literature Study on E-Money as a Quantitative Instrument of Monetary Policy in Indonesia. Lisyabab : Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 6(2), 551-562. https://doi.org/10.58326/jurnallisyabab.v6i2.412

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.