Implementasi Nilai Persatuan dalam Membentuk Toleransi pada Keberagaman Anggota Ekstrakurikuler Pencak Silat di SMA Negeri 1 Simo, Kabupaten Boyolali
Abstrak
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena konflik antarperguruan pencak silat di Kabupaten Boyolali yang menunjukkan bahwa keberagaman berpotensi menimbulkan konflik apabila tidak dikelola dengan baik. Namun, kondisi berbeda terlihat pada kegiatan ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri 1 Simo, di mana anggota dari berbagai perguruan mampu menjalin hubungan yang harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai persatuan dalam membentuk sikap toleransi serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian meliputi pembina, pelatih, dan anggota ekstrakurikuler pencak silat yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan baahwa implementasi nilai persatuan dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, nilai persatuan terwujud melalui interaksi sosial yang menempatkan anggota dalam posisi setara, kerja sama dalam mencapai tujuan bersama, serta pembentukan identitas kolektif sebagai satu tim sekolah. Proses tersebut mendorong terbentuknya sikap toleransi yang ditandai dengan adanya penerimaan, penghormatan, dan penghargaan terhadap perbedaan. Faktor pendukung meliputi tujuan bersama, pembinaan yang menekankan nilai persaudaraan dan sportivitas, dukungan pembina dan sekolah, serta intensitas interaksi sosial yang tinggi. Sementara itu, faktor penghambat meliputi ego individu, prasangka dari lingkungan eksternal, serta dinamika pergantian anggota. Secara teoritis, temuan ini sejalan dengan teori kontak yang menegaskan bahwa interaksi dengan kondisi setara, kerja sama, tujuan bersama, dan dukungan institusi mampu mengurangi prasangka serta memperkuat hubungan sosial, sekaligus menunjukkan terbentuknya integrasi sosial di antara anggota.
Kata kunci: Nilai Persatuan, Toleransi, Keberagaman, Pencak Silat, Ekstrakurikuler.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.





2.png)




